Skip navigation

Setelah mendengarkan tangisan perempuan di apartemenku di Nürnberg, aku mendapatkan suatu inspirasi tentang lagu untuk Kuntilanak. Dalam budaya Jawa, ada tembang lain yang berhubungan dengan Kuntilanak. Lagu ini bernama Kidung Lingsir Wengi. Lingsir berhubungan dengan terbenamnya matahari dan Wengi artinya malam. Lagu ini cocok untuk didendangkan menjelang malam. Nyanyikan lagu ini dengan sepenuh hati, setelah Sang Mentari kembali ke peraduannya, selayaknya orang Jawa mengucapkan mantra dalam bentuk tembang maupun pupuh.

 

Nürnberg, 6 Mei 2012

iscab.saptocondro

P.S. Sebagai seorang dukun, aku melihat sosok kuntilanak sedang cukur ketek, di film-film Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: