Skip navigation

Di Sukamenak Indah, dekat jalanan terusan Kopo, di Kabupaten Bandung, terdapat pengarang lagu pop Sunda. Lagu-lagunya lumayan terkenal di tahun 80-an dan 90-an di Bandung. Pengarang ini bernama “Emen”.

Lagu asyik, berjudul “Emen” karangan si Emen, cocok buat yang patah hati.
Buat yang pengen bunuh diri, pakai racun tikus yang belinya harus berutang.
Buat yang pengen gantung diri, pakai tali kolor warna hitam.

Lagu asyik, dimulai dari kesengsaraan patah hati, kemudian semakin lama semakin optimis dan semakin tegar dalam menjalani hidup. Cocok buatku yang sering menertawakan diri sendiri ketika menhadapi ketololan.

“Maunya sih aku bunuh diri, Emen… tapi aku masih ingin hidup, Emen… Biar sakit hati ini”
“Kahayangna kuring bunuh diri, Emen… tapi kuring masih hayang hirup, Emen… Najan kuring nyeuri hate” (versi Sunda

Sekarang jalan Kopo bernama Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim.
Jalan Terusan Kopo tempat berbelok ke Sukamenak Indah bernama Jalan Kopo-Sayati.
Nasib Emen bagaimana, yah, di abad 21 ini?

Nürnberg, 22 Mei 2012

iscab.saptocondro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: