Skip navigation

Kata orang, jodoh itu di tangan Tuhan.
Ada yang bilang, Tuhan tinggal dalam surga.
Kata Hadith, surga berada di bawah telapak kaki ibu.
Kaki biasanya dipakai untuk menginjak. 

Nampaknya aku harus diinjak-injak kaum ibu supaya dapat jodoh.
Tapi dalam dunia perjodohan, bisa kunikmati surga dunia.

***

Memang cinta tidak kenal logika Aristoteles.
Seperti kata Vina Panduwinata.

***

Cinta itu buta.
Orang buta suka meraba-raba dalam kegelapan.
Dalam bercinta, memang asyik meraba-raba dalam kegelapan.

***

Logika fuzzy juga sulit untuk diterapkan dalam cinta dan dunia perjodohan.
Jika kita dengarkan Vina Panduwinata lebih keras.

***

Pertanyaan tentang hubungan cinta dan logika juga dipertanyakan oleh Katon Bagaskara.

***

Terkadang cinta bisa membawa kita dalam sesat logika (logical fallacies / Fehlschluss).
Namun dengan tersesat, kita bisa menemukan diri kita sendiri, kata Oki Suryowahono, 30 Desember 2012.

Bercintalah, biarlah cinta membimbingmu dalam menemukan dirimu!
(Tapi tersesatnya jangan kelamaan, yah!) 

Bremen, 1 Januari 2013

iscab.saptocondro    

One Trackback/Pingback

  1. […] Aku masih mempelajari kebenaran kata- kata Vina Panduwinata “ternyata asmara tidak kenal dengan logika“. Jika premis tersebut benar, aku harus mempelajari implikasi logisnnya beserta silogisme apa […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: