Skip navigation

Kini kusadari bahwa sekolahku kini menjadi sekolah untuk Alay. Mungkin di dalamnya, para siswa akan belajar Bahasa 4L4y serta tarian bilas-bilas-jemur-jemur Alay. Foto di bawah ini, selain menggambarkan kapitalisme dan komodifikasi yang merambah sekolahku, juga menggambarkan ke-4L4y-an.

Sekolah Alay di Bandung, foto dari Anjar

Aku bersedih bukan hanya karena sekolahku menjadi tempat iklan penerbit buku. Aku bermuram hati bukan hanya karena ada poster dan spanduk lain yang berisi iklan lembaga kursus, perguruan tinggi, dll. Aku merasa masam bukan hanya karena pendidikan telah menjadi komoditas. Aku merasa geram bukan hanya karena sekolah menjadi lahan penumpukan modal yayasan yang menaunginya dan para penerbit buku. Melainkan juga karena sekolahku menjadi Alay.

Bremen, 12 Juli 2013

iscab.saptocondro

via Condro, budak Aloy98 nu TOP tea http://aloyiscabtop.blogspot.com/2013/07/sekolahku-alay-sekali.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: