Skip navigation

Di hari Jumat Pon menjelang tengah malam, yang berarti Malam Sabtu Wage, seorang Dukun Kuncen kehilangan kunci-kuncinya. Ini bukan teknik kuncian ketika memiting orang dalam bela diri. Ini juga bukan kunci dalam bermain gitar, baik kunci “Key” maupun kunci “Chord”. Ini betul kunci sekunci-kuncinya.

Dukun Kuncen yang biasa memegang kunci pusaka yang menghubungkan dua dunia, bisa kehilangan kunci rumahnya. Bagaimana bisa? Sungguh memalukan! Ini adalah bentuk malpraktek Dukun Kuncen.
Dukun Kuncen ini pun merapal mantra dan berdevosi kepada St. Antonius dari Padua, Italia, sambil mengayuh sepedanya melewati jalan-jalan yang ia lalui sebelumnya. Dimulai dari tempat pesta di dunia gemerlap, hingga rumahnya. Kenikmatan duniawi tidak bisa dirasakan dukun ini, malah ia harus menunggu pesta usai untuk mencari kunci sekaligus membantu membersihkan tempat dunia kelap-kelip. Padahal sudah kenalan dengan beberapa cewek cantik dan banyak cewek seksi yang pandai bergoyang. Ya, nasib! Ya, nasib!
Dukun Kuncen ini pun harus menelpon teman kosnya untuk membukakan pintu, dengan smartphone yang “low bat”. Betapa sialnya, dukun ini. Teman kosnya pun mandi tanpa kembang lewat tengah malam untuk mempersilakan Dukun Kuncen ini bisa masuk kembali ke rumahnya.
Dalam menarik kekuatan gaib untuk menuntaskan masalah kunci ini, Dukun Kuncen membuka buku mantra Haftpflichtversicherung. Dukun ini pun kaget dan “shock” (Apa bedanya, yah?).
Ternyata mantra Schlüsselversicherung tidak ada di dalamnya. Kitab mantra ini tidak sesakti kitab premium, ini baru mantra dasar. Ia pun panik. Rencana berburu serigala Jack Wolfskin untuk dijadikan jaket musim dingin buyar sudah. Ia akan mengeluarkan banyak kepeng Eropa demi masalah kunci ini.
Tiga hari, Dukun Kuncen ini pun berpantang, yang tidak ada hubungannya dengan diet OCD yang lagi trendy. Ia pantang keluar rumah sebelum masalah kehilangan kunci ini beres. Ia mengontak ibu kosnya untuk menyelesaikan bersama-sama. Mungkin akibat mantra kepada St. Antonius dari Padua dan mantra Lingkaran Sakti Mawar Bunda Maria, ibu kos luluh dan hanya menyuruh Sang Dukun Kuncen pergi ke Schlüsseldienst. Di sana, dia akan bertemu Nymph Kuncen bernama Suzi Schlüsselschmied.
Sesampainya di perempatan sakti, tempat kakak beradik Sam dan Dean Winchester bertemu “crossroads demon” di film seri Supernatural, Si Dukun mencari Nymph tersebut. Dukun pun menemukan gerbang yang tertutup menuju alam nymph. Untuk melakukan mantra “Nymph Summoning”, ia membaca tulisan pada gerbang tersebut: “Opening Hour bla bla bla”. Oh, bukanya satu jam lagi.
Sang Dukun Kuncen pun meresapi mantra tersebut. Ia mengingat bahwa untuk mendapatkan sesuatu, seseorang harus berpuasa dan berpantang. Sang Dukun teringat diet OCD, sebagai metode puasa. Oleh karena itu, pergilah ia ke warung kebab Ali Baba dan makan Dürüm Kambing terlezat dan terempuk sambil membayangkan dirinya sedang diet OCD.
Ternyata teknik ini berhasil menciptakan ilusi mengenai waktu. Tidak sehebat dilatasi waktu pada Teori Relativitas Khusus, tapi perspektif mengenai waktu bisa bergeser. Satu jam menunggu di warung kebab masih lebih baik daripada menunggu di depan pintu Schlüsseldienst.
Sang Dukun Kuncen bisa bertemu Suzi Schlüsselschmied. Nymph ini memberi Ngraga Sukma Kunci, suatu teknik duplikasi kunci. Untuk ini, dukun harus bersepeda bolak-balik dari rumah dan tempat nymph ini. Semua karena satu kunci tidak pas dengan lubangnya. Semua perjuangan kunci ini usai sudah.
Teman kos yang mandi tanpa kembang lewat tengah malam
Demi kunci yang hilang, ia kehilangan Sabtu Diet OCD Impian bersama kawan-kawan di tukang bakso.
Demi kunci yang hilang, ia kehilangan Minggu Diet OCD Impian bersama kawan-kawan di perjamuan kudus plus-plus.
Demi kunci yang hilang, ia kehilangan Senin Thesis dan harus ke tukang kebab membayangkan dirinya melakukan diet OCD.
Ternyata Dukun Kuncen ini tidak semandra-guna Dukun Teguh yang kesaktiannya bisa membuat gunung Eyjafjallajökull di Islandia meletus ketika ia mencabut kuncinya di Eropa. Dukun Kuncen baru ini masih dalam masa percobaan menjadi dukun. Memang lebih mudah menjadi dukun cabul daripada dukun kuncen.
Bremen, 18 November 2013
Doa Kepada St. Antonius dari Padua, kalau kehilangan barang (wiki: en,de,id).

via suka duka iscab di Bremen http://iscabremen.blogspot.com/2013/11/dukun-kuncen-kehilangan-kunci.html

One Comment

  1. Ya, nasib! Ya, nasib!


5 Trackbacks/Pingbacks

  1. […] terjadi di akhir pekan lalu adalah seorang Dukun Kuncen kehilangan kuncinya. Akhir pekan yang indah, dan penuh rencana, menjadi rusak. Ketika aku merogoh isi celanaku, bukan […]

  2. By TODO-Y01-M03-D20 | Darah Juang, Dr. Dro! on 21 Nov 2013 at 6:40 am

    […] Kehilangan kunci juga merepotkan. Satu hari kerja habis terbuang untuk duplikasi kunci. Dua hari akhir pekan juga terbuang karena letih mental dan sibuk menghubungi ibu kos. Beruntung tidak perlu berurusan dengan polisi, kantor pos, dan asuransi. Bakal lebih repot lagi, dan tentu keluar uang lebih banyak. Ini semua karena kecerobohanku dalam menjaga kunci. […]

  3. By TODO-Y01-M05-D21 | Darah Juang, Dr. Dro! on 21 Jan 2014 at 9:22 pm

    […] rumah. Produktivitasku menurun drastis di rumah maupun di kantor gara-gara masalah kunci ini. Aku kehilangan kunci bulan November 2013, efeknya sampai sekarang. Kunci duplikat tiba-tiba kaga bisa masuk colokan. Ini […]

  4. […] maupun kantor imigrasi, yang menghabiskan waktu dan pikiranku. Aku harus waspada, tidak boleh kehilangan kunci seperti tahun lalu yang membuat bulan Novemberku rusak karena harus bolak-balik mengurus duplikat […]

  5. By TODO-Y01-M09-D28 | Darah Juang, Dr. Dro! on 28 May 2014 at 5:26 am

    […] bulan November tahun lalu, aku sempat kehilangan kunci rumah. Hal ini terjadi ketika aku seharusnya bersenang-senang di acara Culture Night India. Kehilangan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: