Skip navigation

Tag Archives: universitas

Suatu hari, aku pergi bersama ketua PPI Franken. Oh, ya, Franken atau Franconia itu wilayah yang meliputi Bayern atau Bavaria sebelah Utara (wiki: de,en). Wilayah Franken yang di Bayern meliputi banyak kota: Würzburg, Nürnberg, Ansbach, Bamberg, Bayreuth, Erlangen, Herzogenaurach, dll. Dari Franken inilah tentara Salibis (The Crusaders) yang banyak memenangkan pertempuran dalam Perang Salib (Crusades). Kalau tidak ada bantuan raja-raja Franken, Vatikan bakal hancur runtuh dalam Perang Salib. 

Banyakkah mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang kuliah di Franken?
Universitas apa saja yang ada di Franken?

  • Uni Erlangen-Nürnberg (FAU)
  • Uni Bamberg (OFU)
  • Uni Bayreuth (di sini)
  • Uni Würzburg (JFU)
  • FH Nürnberg (Ohm/Ω)
  • FH Ansbach (di sini)
  • FH Hof (di sini)
  • FH Coburg (di sini)
  • FH Würzburg-Schweinfurt (FHWS)
  • FH Aschaffenburg (h-ab)
  • HS Amberg-Weiden (HAW)
  • Agustana Hochschule (AHS) di Neuendettelsau
  • Evangelische Hochschule Nürnberg (EVHN)
  • Hochschule für Musik Nürnberg-Ausburg (HFM-N-A)
  • Akademie der Bildenden Künste Nürnberg  (AdBK)

Kampusnya ada banyak, yah? Walaupun tak sebanyak jumlah kampus di kota Bandung, apalagi di Jakarta. Makanya tahun 2008, Perhimpunan Pelajar Indonesia didirikan dari, oleh, dan untuk mahasiswa-mahasiswi Indonesia di Franken. Kuucapkan selamat untuk organisasi ini pada pendiriannya. Walau blog resmi yang kaga di-update, mudah2n FB-nya tetap up to date.

Ppi-franken

Kembali ke ceritaku bersama ketua PPI Franken…

Suatu hari aku pergi bersama ketua PPI Franken, yang suka dengan jeruk nipis panas. Berbeda denganku, yang suka ngobrol dengan jeruk. Kami pergi bersama ke tempat teman di suatu asrama mahasiswa-mahasiswi di Nürnberg (de,en) untuk menumpang cuci pakaian secara murah. Begitulah nasib orang yang tak punya mesin cuci sendiri. Cucian, deh, lu! Mesin cuci butuh waktu satu jam 20 menit dan mesin pengering butuh waktu 1 jam kurang dikit. Kami pun harus menunggu.

Selama menunggu, kami bertukar pengetahuan klip video Youtube. Temanku Sang Tuan Rumah, menunjukkan suatu video. Nah, 20 menit waktu kami habiskan untuk film ini. Seorang anak muda Rusia yang bisa bersalaman dengan Presidennya, yaitu Vladimir Putin. Saksikan perjuangannya sebelum bisa bersalaman dengan Presiden.

Komentar retoris ketua PPI Franken, “20 menit waktu hidup gué dihabiskan buat nonton ginian?”

Nürnberg, 17 Mei 2012

iscab.saptocondro

Advertisements

Aku ini senang mengajar. Makanya dulu pernah menjadi tutor alias guru les, sejak aku masih SMA. Lalu aku juga pernah jadi guru SMA di tempatku pernah sekolah dulu. Kemudian aku menjadi dosen Teknik Elektro, sesuai bidangku, di sebuah universitas swasta di Semarang.

Selama menjadi guru SMA dan menjadi dosen, aku merasa gundah dengan gajiku. Kalau guru atau dosen dianggap sebagai buruh, maka guru atau dosen menjual jasa mereka kepada “perusahaan” lalu mereka menerima upahnya. Tentu saja semakin sibuk (baca produktif, bukan sibuk kaga jelas) suatu dosen, dia berhak memperoleh upah lebih. Tapi apakah kesibukan suatu dosen dan upahnya memang sebanding?

Dua tulisan di blog milikku di blogger ini sedikit menggambarkan dosen dan hitung-hitungan gajinya.